Setiap angkatan pendidikan, AKSINEAS mengemas 13 mata pelajaran dengan kualitas "akademi", yang diperlukan oleh seorang calon aktor, antara lain: olah
tubuh, olah vokal, komposisi, blocking, imajinasi, Konsentrasi, teknik
dasar akting, movement, improvisasi, pengetahuan sinematografi,
teknik dasar akting, teknik audisi & casting, aksi & reaksi,
analisa skenario & karakter, tata rias, kostum, pengadeganan dan
praktek shooting.
Kami yakin, belum ada sekolah akting yang mengerahkan sutradara pengajar
sebanyak di AKSINEAS. Siswa diberikan materi pelajara praktis,
efektif dan begitu lengkap. Dengan bertatap muka dengan belasan
sutradara yang juga masih aktif berproduksi di berbagai PH, merupakan
kelebihan lain AKSINEAS.
Dengan demikian, para siswa berkesempatan berkenalan langsung dengan
sutradara atau boleh dikatakan "casting sambil belajar". Artinya, jalan
pekerjaan (jembatan network) setelah selesai mengikuti pendidikan
kilat, akan lebih mudah.
DIKLAT PENULISAN SKENARIO FILM/SINETRON
DI samping Sekolah akting, AKSINEAS juga menyelenggarakan Pendidikan & Latihan Penulisan Skenario Film dengan para penulis senior, antara lain : Armantono, Aris Nugraha, Kardy Syaid, Elizabeth Lutters, Jeremias Nyangoen, Wahyu HS & Patrick Devo. Profesi penulisan, jangan dipandang sebelah mata. Banyak penulis yang sukses, tidak hanya dari segi populeritas tetapi juga penghasilannya cukup menggiurkan.
Sistem Diklat Penulisan Skenario film juga dilakukan dalam format 12 x pertemuan x 3 jam ( 36 jam). Peserta disuguhi 40% teori dan 60% praktek. Alumni Diklat akan diarahkan untuk memahami teknik penulisan skenario, baik untuk film layar lebar, sinetron, dokumenter dan iklan. Para alumni juga diarahkan ke berbagai PH untuk mendapatkan job penulisan, agar ilmu dan bakatnya langsung bisa tersalurkan. Dengan hanya mengeluarkan biaya total sebesar Rp. 2,5 juta, peserta telah diberikan dasar penulisan yang kami anggap cukup untuk mulai melakoni profesi menjadi Penulis Skeneario.
AKSINEAS didirikan dan bernaung di bawah bendera PT. SUAKA KREASINEMA,
sebuah PH yang eksis sejak 1992. Bagi lulusan AKSINEAS, juga disediakan
wadah koperasi (bukan artist agency biasa) bernama BINTANG TERPADU INDONESIA (BTI ENTERPRISE) yang
dipersiapkan untuk mempromokan dan menyalurkan lulusan AKSINEAS agar
bisa unjuk kebolehan di depan kamera dan kerja dalam produksi
film/sinetron.
Dengan demikian, AKSINEAS jelas
unggul, tidak hanya berpikir mendidik tetapi setelah selesai DIKLAT,
ikut mencarikan jalan penyalurannya.
DIKLAT AKTING & SKENARIO hanyalah langkah awal AKSINEAS, sebelum merambah ke bidang pendidikan calon SINEAS (sutradara, kameraman, editor dan manajemen produksi).
Insya Allah, tahun depan, bagi calon aktor dan sineas yang serius dan
ingin meraih gelar resmi di bidang ilmu yang dipelajarinya, AKSINEAS
akan menjadi AKADEMI yang membuka kelas pendidikan setingkat Diploma I,
II dan III. Do'akan aja!
Terebosan awal Aksineas untuk
mencukupi kebutuhan pemain sekarang ini, adalah mempersingkat waktu
ajar mengajar dengan system DIKLAT (13 x 3 JAM/sesi dalam waktu 2
bulan) dan system REGULER (23 x 3 JAM/ sesi dalam 4 bulan) Dengan
demikian, seorang calon aktor, kalau hanya ingin menguasai dasar
akting, memiliki dana terbatas dan tidak sabar untuk menggeluti profesi
sebagai pemain film/sinetron, ia tidaklah wajib mengikuti pendidikan
sampai 1 tahun bahkan 3 tahun dengan biaya puluhan juta rupiah.
AKSINEAS telah memadatkan pelajaran dalam format Diklat (39 jam) dan
Reguler (70 jam) dengan biaya cukup terjangkau ( Rp. 2,5 juta untuk
program Diklat dan Rp.2,5 juta untuk program Intermediate) (SINGKAT WAKTU,
HEMAT BIAYA & TEPAT SASARAN) "Kalau bisa menembak merparti dengan katapel, kenapa harus menggunakan meriam?"
Nah, kalau AKSINEAS Acting School
adalah tempat yang tepat bagi anda yang ingin belajar DASAR AKTING FILM
dan ikut mempermudah jalan bagi kamu-kamu yang ingin masuk ke dunia
film, TUNGGU APA LAGI, BUNG?
-
KAMI ADALAH PIONER, SATU-SATUNYA DI INDONESIA !!!
-
|